Mengupas Sekelumit Peran Sjam Dalam Skenario G 30 S

Sjam: Lelaki dengan Lima Alias
Karya Tim Penulis TEMPO

Terbit Oktober 2010 oleh Kepustakaan Populer Gramedia | Binding: Paperback | ISBN13: 9789799102812 | Halaman: 95

SEBUT ia Djimin, Sjamsudin, Ali Mochtar, Ali Sastra, atau Karman. Demikian lima alias yang digunakan oleh Sjam Kamaruzaman, orang yang disebut sebagai kunci dalam Gerakan 30 September. Ia baru muncul dua tahun setelah aksi berdarah G 30 S, tepatnya bulan Juli 1967, saat menjadi saksi dalam pengadilan Sudisman, Sekretaris Jenderal PKI.

Tak pernah ada yang tahu keberadaannya ataupun biro yang dipimpinnya. Malahan Biro Chusus-PKI, badan rahasia PKI yang dipimpinnya, semula dianggap rekaan tentara untuk memudahkan memusnahkan PKI. Namun dalam pengakuannya setelah ditangkap, Sjam yang punya banyak nama samaran atau alias tersebut mengakui dan membenarkan adanya keberadaan Biro Chusus dalam tubuh PKI. BC-PKI (Biro Khusus PKI), suatu bagian dari organisasi yang mengurusi soal-soal khusus, misalnya menarik simpati dan pengaruh dari kalangan angkatan bersenjata, agama, dan intelektual untuk berminat aktif di PKI. Pengakuannya tersebut diperkuat dengan kesaksian sejumlah tokoh sentral PKI, serta beberapa anggota Biro Chusus yang kemudian juga berhasil ditangkap.

Mengapa tak banyak yang tahu tentang Biro Chusus ini? Karena Biro Chusus ini dibentuk oleh dan bertanggungjawab langsung kepada DN Aidit, Ketua PKI. Bahkan Keberadaan biro yang bertugas menjalin hubungan dengan militer ini hanya diketahui segelintir petinggi PKI, yakni Sudisman (Sekjen PKI) dan Oloan Hutapea (anggota Politbiro PKI).

Buku ini, yang semula merupakan laporan yang terbit di Majalah Tempo, mengupas sekelumit blunder peristiwa G 30 S. Tidak ada kesimpulan yang pasti, tetapi laporan ini sedikit banyak memverifikasi beberapa asumsi yang sempat muncul dalam Cornell Paper, laporan Harold Crouch:
1. BC-PKI betul-betul ada dan berperan dalam G 30 S
2. Plot TNI AD tidak tampak nyata.
3. Plot AS tidak tampak pada peristiwa G 30 S.
4. PKI secara lembaga (CC & Politbiro) tidak tahu tentang aksi BC-PKI

Empat fakta ini sedikit banyak membuka selubung rahasia tentang peristiwa yang hingga hari ini masih ditutup-tutupi kebenarannya dari publik. Termasuk juga untuk memberi pemahaman bahwa Sjam adalah manusia belaka dengan kelebihan dan kekurangan, bukan sosok yang penuh kabut misteri dan dibebani stigma sebagai orang berbahaya.

4/5

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s