Rahasia-rahasia yang disimpan oleh perempuan

Sub rosa
Karya Aurelia Tiara

Terbit 2006 oleh PT. VIERAMEDIA | ISBN 9792584501 | Binding: Paperback | Halaman: 174

PEREMPUAN dipercaya punya banyak rahasia, yang mampu ia simpan di kedalaman samudera hatinya. Beberapa perempuan yang aku kenal begitu pandai menyimpan rahasia dan memanifestasikannya dalam seutas senyuman.

Manifestasi lain yang bisa kita simak adalah jurnal/diary. Banyak perempuan yang aku kenal dulu, menyimpan sebuah buku untuk menuliskan semua isi hati mereka. Kadang ditulis dalam bentuk naratif, bergambar, atau bisa jadi begitu amat puitik. Seperti halnya perempuan yang satu ini, Aurelia Tiara Widjanarko.

Dalam buku kumpulan puisi bertajuk “Sub Rosa“, ia bertutur tentang cinta, yang dikelompokkan dalam enam bagian yakni penemuan rasa, penjajakan, rindu, klimaks, dan ikhlas. Apa yang hendak disampaikannya adalah sebuah kejujuran dan keinginannya untuk bisa membuat orang yang membaca tergugah atau teringat pernah merasakan hal serupa.

Sub Rosa sendiri berarti “di bawah bunga mawar”. Aku kurang jelas maksudnya, tapi ia mengartikan istilah itu untuk sebuah situasi di mana pembicaraan bersifat rahasia ketika digantungkan bunga mawar pada pintu ruang pertemuan. Kemduian aku mencoba mengingat-ingat kalau istilah dalam bahasa Latin ini merujuk pada mitologi Yunani yaitu pada saat Dewi Afrodit memberi mawar kepada anaknya Eros, si Dewa Cinta; lalu Eros memberikan mawar itu kepada Harpocrates, Dewi Kesunyian, untuk menjamin bahwa rahasia ibunya senantiasa aman. Tapi apa relevansinya?

Menanggapi puisi-puisi yang dipilih dari 1.000 puisi yang telah ditulis oleh Aurelia Tiara ini, aku pikir beberapa sangat personal. Tema yang digarap dan cara penulisannya menerakan stilistika yang bersih dari pengaruh bentuk-bentuk puisi yang pernah ada. Ia tidak meninggalkan jejak-jejak puisi dalam ragam puisi Indonesia, meskipun tidak sungguh-sungguh menggebrak, tetapi puisinya jujur.

Diksinya kadang memukau, dengan mengambil istilah bahasa Jawa yang jarang digunakan, tetapi untuk alasan apakah pemakaiannya: karena kalau untuk alasan kejujuran dan kelugasan arti, jelas-jelas ia bersimpangan jauh dari rencana semula.

Aku tidak yakin seratus persen memahami maksud penulisan buku puisi ini, tetapi menjura pada keberhasilan buku indie ini, yang diproduksi 100 buah dengan dana pribadi, punya gaung yang cukup luas. Mungkin karena tak lepas dari kepribadian penulisnya yang dikenal luas sebagai perempuan yang cantik dan ramah.

3/5

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s