Komik tentang komik

Understanding Comics (Memahami Komik)
Karya Scott McCloud

Terbit 2001 oleh Kepustakaan Populer Gramedia | Cetakan pertama: 1993 | Binding: Board Book | ISBN: 9799203554 (isbn13: 9789799203557) | Halaman: 215

JIKA Anda pernah menyesal telah menyia-nyiakan hidup dengan membaca komik, segeralah periksa buku Scott McCloud ini.

Demikian pendapat Matt Groening (kreator The Simpsons) mengenai komik ini.

Mungkin dari sekian komikus terkemuka tidak semua meluangkan waktunya untuk membagi apa yang mereka ketahui tentang komik kepada masyarakat umum. Tetapi Scott McCloud (komikus Zot) mau melakukannya.

Komik yang ditulisnya ini berisi sejarah komik dan bagaimana memahaminya. Jadi ini komik tentang komik. Unik ya? 😀

Untuk pertama kalinya, aku jadi tahu perbedaan yang teramat jelas antara komik Barat seperti peninggalan Kirby (komikus Fantastic Four) dan Herge (komikus Tintin) dengan komik Timur yang diwakili oleh Jepang, yang mewarisi pemikiran Ozamu Tezuka (komikus Astro Boy).

Bagi penikmat komik sembarang, siapa yang mau pernah memikirkan begini dalam tentang seluk-beluk komik, rahasia closure, pemaknaan parit yang membatasi antar panel di dalam buku komik. Semula semua abai saja, tetapi sejak membaca komik non-fiksi yang ringan ini, hampir dapat dipastikan aku tidak akan membaca komik sesambil lalu seperti hari-hari yang sudah.

Ada yang penting disampaikan McCloud lewat komik ini yakni semua yang berkaitan dengan ilmu komunikasi. Komik memang selama ini dianggap sepele, tetapi sebenarnya komik merupakan cara mudah untuk menemukan semua perlambang dan tanda (semiotik) dari masyarakat, yang hadir secara aktual dan terus menerus direinterpretasi secara aktif.

Jika Jepang tumbuh menjadi ladang komik itupun ada sebabnya. Jepang tidak membebankan komik melulu harus menjadi buku lebih dulu. Bahwa komikus-komikus itu menyuguhkan karyanya sebagai lembaran dalam majalah-majalah atau koran, baru kemudian bila disukai oleh banyak orang dibukukan. Karena menerbitkan buku komik, tentu saja dimana-mana sama problematikanya, sulit dijual.

Aku pernah bertemu dengan beberapa komikus Indonesia, dari beragam umur mulai dari Kelana/Lalan Sutisna (komikus), Motulz (komikus Kapten Bandung), Thoriq (komikus Caroq) Ucup, Immy, dan orang-orang seperti Erwin Prima (remaker komik lawas) hanya untuk sekedar mengetahui bagaimana dan apa yang terjadi dalam dunia komik Indonesia. Aku mencari apa yang menjadi tradisinya, menemukan jelajah perlambang dan tanda yang diciptakannya, hanya semata-mata karena ingin juga komik Indonesia memiliki kekuatan lokalnya sendiri yang mampu hadir (belum berpikir bagaimana menumbangkan komik Barat dan Jepang) dan disukai oleh bangsanya sendiri.

Problematikanya bukan di sumber daya, karena sudah menjadi bukti sah di kalangan para kreatif, banyak komikus dalam negeri yang sudah dipakai jasanya oleh para kreator komik luar negeri, bahkan sudah menembus kreator komik mainstream AS. Baca: Kompas, Juli 2005
http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0507/28/utama/1933275.htm

Ambil contoh Chris Lie yang sudah menggambar komik GI Joe Sigma 6. Bukan cuma menggambar, bahkan ia ikut merancang konsep action figurenya. Nama-nama lain ada begitu banyak, mungkin Leli D bisa menambahkannya.

Sejarah komik di Indonesia pun cukup panjang, seumur dengan kemerdekaan kita, atau bahkan lebih tua. Siapa saja komikus yang sudah malang melintang di negeri ini sampai yang paling muda, bisa ditemui dengan mudah di Komik Indonesia http://www.komikindonesia.com

Membaca komik Scott McCloud ini mau tidak mau akan membuat sejumlah pertanyaan-pertanyaan baru yang pantas untuk diajukan kepada komik Indonesia.

5/5

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s