Drama Selalu Lahir dari Tragedi

Ayat-Ayat Cinta
Karya Habiburrahman El Shirazy

Terbit 2004 oleh Penerbit Republika | Binding: Paperback | ISBN: 9832672368 | Halaman: 418 | Karakter: Fahri bin Abdullah Shiddiq, Aisha, Nurul, Noura

DRAMA selalu lahir dari tragedi, kadang-kadang orang lupa akan hal itu. Dan untuk itu, rupanya Ayat-Ayat Cinta hadir dalam kerangka drama yang lahir dari tragedi percintaan dalam konteks cinta yang Islami, baik setting maupun paradigma di dalamnya. Segi drama dan tragedi inilah yang menurut saya agak lemah, mengutip seorang teman di Goodreads.com, Nanto, “mirip telenovela-lah”. Lemah karena tragedi yang lahir jauh dari genggaman keseharian orang. Tentu saja ada kejadian orang jatuh cinta dan patah hati, tapi dicintai oleh semua kaum hawa karena Fahri begitu sempurna… o tolong… bukankah yang sempurna hanyalah Allah semata?

Oke, saya harus fair dalam menilai. Bila tadi itu merupakan kelemahan AAC, adapun kelebihannya adalah: detil dan kejelian penulis. Detil akan setting Mesir, teks dan konteks berpautan, dan kejelian penulis menemukan kepada siapa novel ini hendak ditujukan, yang terutama untuk para pembaca muslimin & muslimah. Dalam hal ini saya salut dan bangga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s