Memahami Langit Linus

Langit Kelabu: Sajak-Sajak 1971-1973-1974
Karya Linus Suryadi AG

Terbit 1992 oleh Balai Pustaka | Cetakan pertama: 1976 | Binding: Paperback | ISBN: 9794077912 | Halaman: 76

57 sajak Linus Suryadi ini terkumpul dalam kumpulan karyanya Langit Kelabu yang diciptakan pada periode 1971-1974 dan mengungkapkan nasib manusia, pengembaraan, Tuhan dan lain-lain yang dapat memberi kepuasan dan nikmat pada para pecinta sajak.

Menemukan langkah pertama Linus Suryadi AG dalam khasanah sastra, seperti menemukan telapak dinosaurus di dataran jurrasic, alias susah.

Itu sebabnya, hati merasa riang menemukan buku ini. Untuk kemudian tenggelam dalam sukacita membaca, tekun khidmat membaca bait-bait puisinya tak kalah seperti menaraskan kisah nubuat dalam kitab suci.

MENINGGALKAN KOTA, AKU DI AMBANG SENJA

meninggalkan kota, aku di ambang senja
segra malam pun tiba, hutan berganti warna
jika auto tiba pun jika kabut terjaga
aku tangguk rindu, engkau begitu rupa

mengombak awan disana, kelabumemanjang jua
wajahmu dikeheningan, membayang dalam angan
jika bukit selatan pun jika turun hujan
aku terus bertahan, menyongsong segala beban.

O, Linus. Kepekaan rasa puisiku rasanya kena di semua puisi Linus Suryadi ini.

4/5

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s